01tanggal 02tanggal 03tanggal 04tanggal 05
Solusi untuk Masalah Penyumbatan pada Percetakan Gravure
Tanggal 08-08-2024
Fenomena Penyumbatan
Dalam pencetakan gravure, laju transfer tinta biasanya berkisar antara 50% hingga 70%, dengan tinta yang tersisa tertinggal di dalam sel. Jika laju retensi meningkat, hal itu dapat menyebabkan penyumbatan, yang menyebabkan pola kabur, teks tidak jelas, penyimpangan warna, dan dalam kasus yang parah, terhentinya proses pencetakan.
Penyebab Umum Penyumbatan
- Biasanya, sel yang dangkal paling rentan tersumbat. Penyebab umumnya meliputi:
- Pengeringan tinta: Tinta yang tertinggal di dalam sel dapat mengering karena penguapan pelarut yang cepat, sehingga sulit larut lagi. Hal ini mengurangi laju transfer dan lambat laun menyebabkan penyumbatan.
- Masalah peralatan: Desain yang buruk, seperti pencelupan silinder cetak yang dangkal dalam baki tinta atau udara panas yang berhembus langsung ke permukaan pelat, dapat mempercepat pengeringan tinta dan meningkatkan risiko penyumbatan.
- Kontaminasi tinta: Debu atau kotoran dari substrat cetak dapat tersedot ke dalam tinta melalui listrik statis, sehingga menyumbat sel. Partikel besar atau endapan dalam tinta itu sendiri juga dapat menyebabkan penyumbatan.
- Kualitas pelat buruk: Masalah pada proses etsa atau ukiran dapat menyebabkan dinding sel menjadi kasar, memengaruhi transfer tinta dan mengakibatkan penyumbatan pada kasus yang parah.
- Masalah pelarutan tinta: Mencampur tinta atau pelarut yang tidak cocok dapat mengurangi stabilitas tinta dan efisiensi transfer, yang akhirnya menyebabkan penyumbatan.
- Reaksi kimia dalam tinta: Tinta tertentu mengalami reaksi ikatan silang selama pencetakan, yang mengurangi fluiditas, meningkatkan viskositas, dan menurunkan laju transfer, yang menyebabkan penyumbatan.

Solusi
- Pertahankan suhu dan kelembapan yang tepat di tempat percetakan, sesuaikan kecepatan pengeringan pelarut agar sesuai dengan kecepatan pencetakan dan kondisi lingkungan.
- Sesuaikan jarak antara bilah dokter dan silinder cetak, dan hindari hembusan udara panas langsung ke permukaan pelat.
- Tingkatkan kecepatan pencetakan dan gunakan pelarut yang lambat kering.
- Jika masalah kinerja tinta menyebabkan penyumbatan, bersihkan peralatan secara menyeluruh sebelum beralih ke tinta baru, dan hindari mencampur tinta dengan kepadatan berbeda.
- Aduk tinta secara teratur untuk menjaga fluiditas dan mencegah terbentuknya lapisan permukaan.
- Sebelum memulai atau selama jeda panjang, bersihkan pelat cetak dengan pelarut untuk mencegah tinta mengering.
- Bila memakai tinta baru, panaskan terlebih dahulu hingga 40-50°C untuk melarutkan zat aditif atau lilin yang mengkristal sebelum digunakan.
- Gunakan pelarut pengenceran yang tepat dari sumber yang dapat dipercaya.
tinta gravure, tinta cetak gravure, tinta cetak berbasis air, tinta gravure berbasis air, produsen tinta cetak, pemasok tinta gravure, pemasok tinta berbasis air, tinta cetak berkualitas tinggi











