Inquiry
Form loading...
Poin-poin Utama dan Solusi dalam Pengembangan Tinta Tahan Migrasi

Berita

Poin-poin Utama dan Solusi dalam Pengembangan Tinta Tahan Migrasi

Tanggal 25 Desember 2024

Dengan penerapan "Standar Keamanan Pangan Nasional untuk Tinta yang Digunakan pada Bahan dan Barang yang Berkontak dengan Makanan" (GB 4806.14-2023), pengembangan tinta yang tahan migrasi telah menjadi tugas penting dalam industri pengemasan makanan. Tujuan utama tinta yang tahan migrasi adalah untuk memastikan bahwa komponen kimia dalam tinta tidak berpindah ke dalam makanan selama kontak, sehingga memastikan keamanan pangan.

1.jpg

Poin-poin Penting dalam Pengembangan dan Persyaratan Standar Nasional

  • Pemilihan Bahan Baku
    Pemilihan bahan baku untuk tinta tahan migrasi harus ketat. Untuk tinta yang bersentuhan langsung dengan makanan, bahan tambahan dan bahan dasar harus mematuhi "Standar Keamanan Pangan Nasional untuk Penggunaan Bahan Tambahan Pangan" (GB 2760) dan pengumuman terkait. Untuk tinta yang bersentuhan langsung dengan makanan, bahan pewarna tidak boleh mengandung unsur atau senyawa seperti timbal, merkuri, kadmium, kromium (VI), arsenik, antimon, atau selenium. Selain itu, kadar residu logam berat harus memenuhi persyaratan berikut: timbal ≤ 10 mg/kg, merkuri ≤ 10 mg/kg, kadmium ≤ 5 mg/kg, kromium ≤ 25 mg/kg, dan arsenik ≤ 5 mg/kg.

 

  • Kontrol Batas Migrasi
    Batas migrasi merupakan indikator utama dalam pengembangan tinta. Menurut GB 4806.14-2023, total migrasi dari lapisan tinta yang bersentuhan langsung dengan makanan tidak boleh melebihi 10 mg/dm², dan konsumsi kalium permanganat tidak boleh melebihi 10 mg/kg. Lebih jauh, total migrasi amina primer aromatik tidak boleh terdeteksi (batas deteksi: 0,01 mg/kg).

 

  • Optimasi Sifat Fisik
    Tinta harus memiliki sifat fisik yang baik selama penggunaan untuk memastikan kualitas cetak dan keamanan pangan. Persyaratan khusus meliputi:
  • Adhesi:Tinta harus melekat kuat pada substrat pencetakan dalam kondisi uji standar.
  • Ketahanan Aus:Setelah pengujian gesekan, pola cetakan tidak akan menunjukkan keausan yang signifikan.
  • Tahan Panas:Tinta harus tahan terhadap suhu tinggi selama pemrosesan dan

 

Solusi

 

  • Pengujian dan Verifikasi yang Ketat
    Selama proses pengembangan, tingkat migrasi tinta harus diuji secara ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap GB 4806.14-2023. Misalnya, migrasi total diuji dengan merendamnya dalam cairan makanan tiruan (seperti larutan etanol 10% atau larutan asam asetat 3%) dan mengukur migrasi total zat dalam cairan migrasi dalam waktu 24 jam.

 

 

  • Optimasi Formulasi
    Dengan menyesuaikan formulasi tinta, seperti memilih pigmen dengan kemurnian tinggi dan resin yang aman untuk makanan, serta mengurangi penggunaan zat berbahaya, ketahanan migrasi tinta dapat ditingkatkan secara signifikan. Selain itu, mengoptimalkan penyebaran pigmen dan tingkat pengeringan dapat meningkatkan kinerja tinta.

 

 

  • Peningkatan Proses
    Teknologi curing tingkat lanjut (seperti curing UV) dapat mengurangi senyawa volatil dalam tinta, sehingga menurunkan risiko migrasi. Lebih jauh lagi, mengoptimalkan proses produksi, seperti meningkatkan akurasi pencetakan dan efisiensi curing, juga dapat secara efektif meningkatkan kinerja tinta.

 

  • Kolaborasi Interdisipliner
    Pengembangan tinta tahan migrasi memerlukan kolaborasi lintas berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu material, teknik kimia, dan teknologi pencetakan. Penelitian interdisipliner dapat membantu mengidentifikasi kombinasi material baru dan teknik pemrosesan untuk meningkatkan kinerja tinta.

 

Ringkasan

Pengembangan tinta tahan migrasi merupakan langkah penting bagi industri pengemasan makanan untuk mengatasi tantangan keamanan pangan. Dengan mengoptimalkan bahan baku, mengendalikan batas migrasi secara ketat, meningkatkan sifat fisik, dan menggabungkan pengujian dan verifikasi yang ketat, risiko migrasi tinta dapat dikurangi secara efektif untuk memenuhi persyaratan GB 4806.14-2023. Di masa mendatang, dengan kemajuan teknologi yang berkelanjutan, tinta tahan migrasi akan memberikan solusi yang lebih aman dan lebih ramah lingkungan bagi industri pengemasan makanan.