01tanggal 02tanggal 03tanggal 04tanggal 05
Analisis Kegagalan Umum dalam Pencetakan—Tinta Terkelupas
Tanggal 07-10-2024
Fenomena dan Penyebab:
Pengupasan tinta mengacu pada fenomena saat tinta tidak berputar bersama pancuran tinta dan terpisah dari sumbu pancuran, yang mengakibatkan ketidakmampuan rol pemindah tinta dan rol pengukur untuk mengambil tinta. Fenomena ini memengaruhi pemindahan tinta normal pada rol, yang menyebabkan pelat cetak menerima tinta yang tidak mencukupi dan menyebabkan ketidakkonsistenan warna tinta pada produk yang dicetak.
Penyebab umum tinta terkelupas meliputi:
- Kandungan minyak yang tidak mencukupi dalam tinta dan viskositas yang rendah, menyebabkan tinta tidak dapat bergerak mengikuti putaran sumbu air mancur, sehingga terjadi pengelupasan.
- Fluiditas tinta yang buruk, membuat tinta sulit mengalir antara poros pisau tinta dan bilah pisau, sehingga memengaruhi pemindahan tinta dan menyebabkan pengelupasan.
- Tinta berada dalam keadaan gel atau beku, yang mengurangi viskositas dan fluiditasnya, sehingga mengakibatkan hilangnya kinerja pencetakan dan selanjutnya menyebabkan pengelupasan.
- Kandungan minyak yang terlalu sedikit dan bubuk yang berlebihan dalam tinta, mencegah transfer partikel pigmen secara efektif dan menyebabkan tinta tertinggal di air mancur, sehingga mengakibatkan pengelupasan.
- Pengeringan tinta yang cepat, yang menyebabkan sumbu air mancur mengeras, kehilangan kemampuan pemindahan tinta dan menyumbat celah antara rol air mancur dan bilah, sehingga mengakibatkan pengelupasan.
- Kotoran yang berlebihan seperti kulit tinta dan residu dalam tinta, yang menyumbat celah antara air mancur dan bilah tinta, memengaruhi pemindahan tinta dan menyebabkan pengelupasan.
- Keasaman larutan air mancur terlalu tinggi atau penggunaan gom arab yang berlebihan.

Solusi:
- Jika masalah tinta menyebabkan pengelupasan rol, hal ini lebih umum terjadi pada tinta hitam. Tinta yang terbuat dari jelaga memiliki kandungan minyak yang tinggi dan cenderung tidak mudah terkelupas. Sebaliknya, tinta hitam yang terbuat dari bubuk karbon memiliki kandungan minyak yang rendah dan terkadang dapat mengalami pengelupasan. Mengencerkan tinta dengan minyak tinta yang diencerkan dapat membantu; jika gambar produk memiliki kontras yang kuat dan tidak dapat diencerkan, menambahkan sedikit asam oleat ke dalam tinta dapat mengatasi masalah tersebut.
- Jika viskositas tinta terlalu rendah, yang sering terlihat pada tinta ringan yang dicampur dengan bahan pengencer, tinta ini dapat dengan mudah teremulsi. Cairan asam dari air mancur dapat menembus tinta, mengikis permukaan rol tinta dan menyebabkan rol mengembangkan lapisan hidrofilik, yang menyebabkan tinta terkelupas. Menambahkan minyak tinta pekat ke dalam tinta dapat membantu meningkatkan viskositas.
- Bila rol tinta terkelupas, upaya harus dilakukan untuk mengurangi kelembapan pada pelat dan menurunkan keasaman larutan air mancur, serta membuang larutan gom arab.
- Jika tinta terlalu kental atau keras, menambahkan minyak tinta No. 6 dapat membantu meningkatkan fluiditasnya.
- Aduk air mancur tinta secara teratur dan singkirkan lapisan tinta dan kotoran untuk mencegah tinta mengering atau menggumpal, sehingga terhindar dari fenomena pengelupasan.











